pacar atau temen??

Mampus loe,, kalo udah di tanya milih pacar atau temen…

Puyeng.com

Menurut aku sihh pacar ma temen sama-sama penting,, kecuali bagi yang emang gak di bolehin pacaran… Nah itu baru milih temen…

Lain lagi ceritanya kalo pacaran ma temen sendiri… (gawat)

Katanya sihh temen biasa, tapi kok cemburu sihh waktu ngeliat dy ge jalan bareng ma pacarnya? Ada feeling juga,? Atau mungkin cinta platonis?

Echhmmm

Sebagian orang gak mau pacaran ma temen sendiri, padahal dah jelas-jelas bibit,, bebet,, bobotnya dy.. Alasannya sihh karna dy temen baiknya, makanya gak mau di jadiin pacar..

Seperti Hukum Newton mengenai aksi dan reaksi, setiap sebab selalu ada akibatnya. Memang akibatnya tidak selalu buruk, tetapi juga tidak selalu baik. Demikian pula hubungan persahabatan atau asmara, tergantung dari sudut mana kita melihatnya.

Kalau qm berpikir persahabatan jauh lebih penting dari asmara, maka qm harus rela membuang perasaan cinta yang sangat dalam kepada dy. Qm  juga harus rela melihat dy berjalan bergandengan dengan orang lain. Silakan mengurut dada waktu melihat dia memeluk atau dipeluk, atau bahkan mencium (atau dicium) pacarnya. (tapi gak segitunya juga)

Qm  harus rela hanya menjadi “keranjang sampah” atau tempat mengadu waktu dy sendu. Kalo qm terlanjur sayang dengan dy, pasti qm gak akan rela melihatnya menderita karena ulah pacarnya.
Lebih buruk lagi, hubungan antara qm dengan dy gak akan berkembang atau mandek alias “segitu-gitu” aja. Bisa jadi, temen qm akan mengurangi intensitas jalan bareng..

Tapi, apa yang terjadi kalo qm dan temen qm ‘jadian’?

Sayangnya, gak ada jaminan kisah asmara yang lahir akan mengesankan seperti yang qm kira kalau nekat pacaran ma dy. Sebaliknya, qm mungkin bisa kehilangan tempat “curhat” ketika mempunyai masalah asmara dengan doi qm!

Lebih bingung lagi, karena hubungan persahabatan sudah begitu dekat, kadang-kadang qm gak bisa bebas berlari dan bersembunyi ketika lagi benci. Bisa aja qm langsung melupakan hal-hal yang gak diinginkan atau tidak menjawab telepon dari orang yang baru qm kenal, tetapi sulit sekali untuk melakukan hal itu kepada temen. Bisa-bisa justru dy ngambek betulan.

Kalau sudah begitu, qm sendiri yang repot: kehilangan sahabat sekaligus calon pacar. Meski begitu, seperti judul lagu, listen to your heart, dengarkan kata hatimu.
Cinta itu anugerah kok,, di bawa santai aja..

8 Komentar »

  1. quendiibie Said:

    Beuhhh pinanya dah ganal kawan ne :O

  2. Rizki Nanda Said:

    setuju va hahaha

    ini aku udah main ke blog mu va😀

    • evhatwivva Said:

      iia.. sering sering ajja…

      ntar aku juga main k blog mu…
      siapin mkanan x jja…
      hahhahaaa

  3. quendiibie Said:

    Badannya, cinta platonis tu apa tante Evha???
    Em em Dian nggak paham tante🙂

    • evhatwivva Said:

      aiikkhhh tante… dsar kamu buyut dian..😀
      itu lho… platonis itu hanya cinta yang tiruan atau cinta yang sesa’t…
      (kalo gak salah)…😀

  4. quendiibie Said:

    Owhh aku baru tau tuh neng🙂
    #neng : terdengar lebih muda dan cantik🙂


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: