Serba serbi cerita unik

Dulu orang Amerika sangat takut terhadap buah (atau sayur) tomat, dan menganggapnya beracun serta tidak bisa dimakan, karena tomat masih sekeluarga dengan kecubung. Namun tentu saja itu tidak berlangsung terus. Keadaan berubah setelah dokter asal Virginia bernama Dr. Siccary di tahun 1733 berani ‘menantang maut’ dengan memakan beberapa buah tomat di depan orang banyak. MASYARAKAT AMERIKA KEMUDIAN MENJADI PERCAYA BAHWA TOMAT TIDAK BERACUN DAN BAHKAN MEMILIKI RASA YANG NIKMAT. Di masa kini AS adalah produsen dan konsumen tomat terbesar di dunia.

 

Di Mexico terdapat sebuah tempat, tepatnya sebuah tanjung yang diberi nama Yucatan. Nama ini memiliki sejarah yang unik. Saat Fransisco Fernandez de Cordoba mendarat di tempat itu tahun 1517. Dia menanyakan nama tempat itu kepada penduduk suku Maya setempat. Semua penduduk yang ditanya menjawab “Yukatan”. De Cordoba kemudian menamai tempat itu Yucatan.
Saat itu dia tidak mengetahui bahwa dalam bahasa Maya, Yucatan berarti “SAYA TIDAK MENGERTI MAKSUD ANDA”. Tapi, nama Yucatan tsb tetap melekat hingga sekarang.

Saat menaklukkan daerah Siberia yang sering diliputi oleh kegelapan selama berbulan-bulan, tentara Mongol memiliki cara sederhana namun unik untuk bisa pulang ke markas melewati kegelapan.
Di markas, para tentara Mongol meninggalkan anak-anak kuda , dan saat pergi berperang mereka membawa serta kuda-kuda betina. Setelah selesai melakukan penyerangan, tentara Mongol akan melepas tali kekang dari kuda-kuda betina dan mengikuti kuda-kuda itu pulang dituntun secara insting untuk mendatangi anak-anaknya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: